muibatu.org MUI Kota Batu Dukung Pelestarian Lingkungan Hidup

MUI Kota Batu Dukung Pelestarian Lingkungan Hidup

muibatu.org - MUI Kota Batu Dukung Pelestarian Lingkungan Hidup

MUIBatu.org – MUI Kota Batu Dukung Pelestarian Lingkungan Hidup. Kota Wisata Batu sebagai kawasan hijau dan hulu sungai Brantas mutlak harus memperhatikan pelestarian lingkungan. Ini menjadi salah satu pembicaraan penting dalam pertemuan Ulama-Umara di Balaikota Among Tani Kota Batu, Jumat 2 Februari 2018.

Hadir dalam agenda rutin MUI Kota Batu itu Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Walikota Batu Punjul Santoso, para pimpinan aparat keamanan, beberapa kepala dinas, dan perwakilan berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu Walikota dan segenap jajarannya menyampaikan komitmennya untuk menggalakkan pelestarian lingkungan. Ini sekaligus meneruskan program walikota lama yang telah terbukti manfaatnya.

Sinergi dengan MUI Kota Batu

Pemerintah Kota Batu juga akan meneruskan kebijakan pemberian insentif kepada guru mengaji dan operasional tempat ibadah. “Itu semua merupakan bagian dari visi Pemerintah Kota Batu, yakni Desa Berdaya Kota Berjaya,” kata Dewanti Rumpoko.

Pemerintah juga berjanji akan meningkatkan komunikasi dan sinergi dengan MUI. “Ini amat penting karena MUI adalah wadah semua ormas Islam,” ujarnya lagi.

Salah satu Ketua MUI Kota Batu, KH Ali Rohim Zamzami, menyatakan bahwa para ulama akan mendukung program-program pemerintah, termasuk kaitannya dengan pelestarian lingkungan. “MUI juga siap membantu mensosialisasikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Pertemuan Ulama-Umara merupakan agenda rutin MUI Kota Batu yang sudah berlangsung sejak 3 tahun lalu. Salah satu tujuan acara ini adalah untuk menjalin sinergi dengan Forum Pimpinan Daerah (FORPIMDA) sehingga kedua pihak bisa lebih optimal dalam melayani sekaligus mengayomi masyarakat.* (Pambudi Utomo/MUIBatu.org)

MUI Kota Sukabumi Belajar Berdayakan Umat

MUI Kota Sukabumi Belajar Berdayakan Umat

MUI Kota Sukabumi Belajar Berdayakan Umat

Kunjungan MUI Kota Sukabumi ke MUI Kota Batu

11 Desember 2017

MUI KOTA SUKABUMI BELAJAR BERDAYAKAN UMAT

 

MUI Kota Batu yang dinilai sudah bisa lebih produktif dan efektif dalam memberikan fatwa maupun dalam memberdayakan umat. Hal itu mendorong MUI Kota Sukabumi (Jawa Barat) untuk melakukan studi banding.

Kunjungan pengurus MUI Kota Sukabumi diterima oleh segenap pengurus MUI Kota Batu yang didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Batu, Chairul Syarif Tartila.

Dalam sambutannya, Chairul Syarif Tartila memaparkan keunggulan Kota Batu sebagai kotawisata.Tentunya hal itu memerlukan kebijakan maupun fatwa dari MUI Kota Batu agar tidak jauh dari bidang pariwisata dan disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Daerah di bidang pariwisata.

Ketua MUI Kota Sukabumi, H Dedek Nurdin, menjelaskan disamping untuk belajar terkait kebijakan MUI serta fatwa yang dikeluarkan oleh MUI Kota Batu, pihaknya juga ingin belajar terkait penggelolaan BAZNAS dan BAZ di Kota Batu yang dinilai lebih profesional dan tertata.

Sementara itu Ketua MUI Kota Batu,KH Nur Yasin, menyambut baik kehadiran MUI Kota Sukabumi.Bahkan MUI Kota Batu juga sengaja mengundang pengurus MUI Kota Malang agar studi banding itu bisa lebih maksimal dalam bertukar ide dan program MUI.* (AgropolitanNews/BatuKota/MUIBatuOrg)

Gerak Jalan Sadar Pemilu 2018

29 Oktober 2017

GERAK JALAN SADAR PEMILU 2018

Ratusan masyarakat berbagai eleman termasuk intansi, lembaga dan perwakilan partai politik se-Kota Batu, pada Minggu (29/10) berkumpul di Alun-Alun Kota Batu untuk mengikuti acara yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu yang bertajuk Jalan Sehat Gerakan Sadar Pemilu dan Pilkada Serentak 2018.

Turut hadir dan memeriahkan acara tersebut, Plt. Walikota Batu Punjul Santoso beserta Ibu Wibi, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Batu beserta jajarannya, Pimpinan Forkopimda Kota Batu, MUI Kota Batu, BNN dan lembaga terkait lainnya.

Jalan Sehat ini dilakukan oleh seluruh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang ada di Indonesia dalam menyambut Pilkada Serentak tahun 2018. Acara ini bukan hanya sebagai ceremonial, namun juga pijakan awal untuk membangun gerakan sadar pemilu yang berlangsung secara berkelanjutan.

Harapannya seluruh elemen dapat saling bersinergi, berkolaborasi dan bergerak bersama untuk menyadarkan publik bahwa pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang penting dalam negara demokrasi.

Plt. Walikota Batu, Punjul Santoso menyampaikan bahwa gerak jalan ini merupakan alat pemersatu antara KPU dan masyarakat yang mengangkat nilai kebersamaan dan keterlibatan masyarakat dalam pilkada mendatang. “Semoga seluruh stakeholder dapat menyukseskan pilkada tahun 2018,” tutur dalam sambutannya.* (PojokMalangRaya/MUIBatuorg)

Doa Bersama di Sungai Brantas

30 September 2017

DOA BERSAMA DI SUNGAI BRANTAS

Sejumlah pemuka agama menggelar doa bersama di dekat sumber mata air Brantas di Arboretum Brantas, Desa Cangar, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Sabtu (30/9/2017).Para pejabat Pemkot Batu, dan TNI/Polri juga hadir dalam doa bersama tersebut.

Kegiatan bertema Air Bicara itu dihadiri ratusan orang dari unsur pemerintahan,TNI/Polri, tokoh agama, aktivis, dan petani.

Ketua MUI Kota Batu, KH Nur Yasin menjadi orang pertama yang memanjatkan doa. Setelah itu disusul tokoh Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan perwakilan kelompok kepercayaan.

KH Nur Yasin mengatakan sumber air Brantas itu harus dijaga.
Sungai Brantas memiliki peran strategis terhadap kehidupan.
Dia mengajak masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap keberadaan sungai.

“Mari kita jaga bersama,” kata Nur Yasin.* (SuryaMalang/MUIBatuOrg)

mui-batu-2017-29-09-Agenda-Rutin-Ulama-Umara-Semangati-Pemerintah

MUI Semangati Pemerintah

mui-batu-2017-29-09-Agenda-Rutin-Ulama-Umara-Semangati-Pemerintah

Agenda Rutin Ulama Umara Semangati Pemerintah

29 September 2017

MUI SEMANGATI PEMERINTAH

Warga Kota Batu harus terus berkarya di tengah musibah yang ada di Kota Wisata tersebut. Meski beberapa peristiwa terjadi di Kota Batu, termasuk Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, yang terjaring operasi tangkap tangan KPK, roda perekonomian hingga kegiatan lain harus tetap berjalan.

“Warga Batu harus bangkit, maju terus. Tidak boleh larut dalam musibah,” ungkap KH Nurbani Yusuf, Ketua I MUI Kota Batu.

Menurutnya, para ulama dan berbagai tokoh Kota Batu sudah melakukan pertemuan di Masjid Padang Mahsyar Gunungsari, Kota Batu, Jumat (29/9) lalu. Pertemuan tersebut untuk menyikapi beberapa peristiwa yang sudah terjadi di kota wisata itu.

Para ulama mencermati, pasca penangkapan Walikota Batu Eddy Rumpoko oleh KPK, situasi masyarakat Kota Batu terasa tegang. Para pejabat diliputi perasaan takut salah langkah dalam mengambil kebijakan, mulai dari Kepala Dinas sampai lurah. Tokoh-tokoh masyarakat juga khawatir terkena imbasnya.

“Oleh karena itu, ulama dan tokoh masyarakat mengimbau kepada segenap warga Batu, apapun profesinya, agar terus berkarya. Tak perlu dihantui ketakutan. Jangan vakum atau diam,” kata Ketua Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Batu ini.

Sementara KH Ali Rohim Zamzami, pimpinan Pesantren Darush-Sholihin Pesanggrahan Kota Batu mengatakan, hakikat ujian akan meningkatkan derajat hamba yang bertaqwa. “Musibah adalah ujian untuk meningkatkan derajat, agar kita bangkit menjadi lebih baik. Mari kita bangkitkan harapan ini bersama-sama,” ujarnya.

Hadir juga dalam pertemuan itu Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto. Dalam pertemuan itu, Kapolres menginginkan, segenap elemen masyarakat harus terus melangkah.

“Kami akan terus mengawal program-program pemerintah dan aktivitas masyarakat. Ayo kita jaga situasi kota kita ini agar tetap aman, tertib, nyaman. Batu harus terus maju,” katanya kepada para ulama.

Tidak hanya itu, Hari Danah Wahyono, Wakil Ketua DPRD Kota Batu juga berharap agar masyarakat tetap beraktivitas normal.

“Terlepas dari pro kontra pasca penangkapan pimpinan kita oleh KPK, monggo yang jadi petani tetap bertani seperti biasa, pegawai tetap bekerja melayani masyarakat. Jangan sampai berhenti dan justru merugikan masyarakat,” katanya.

Acara pertemuan Ulama-Umara yang merupakan agenda rutin MUI Kota Batu ini dihadiri sekitar 70 orang dari berbagai elemen masyarakat. Dari unsur pemerintahan hadir Kepala Kemenag Kota Musta’in Hadir pula Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Abdurrohim Ismail, para ulama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan segenap pengurus MUI Kota Batu yang merupakan wakil dari ormas Islam dan berbagai elemen keagamaan.* (RadarBatu/MalangPost/TimesIndonesia/ MUIBatuOrg)